Logo Bloomberg Technoz

Hampir Setengah Juta Investor Tinggalkan RLCO, SUPA-EMAS Menyusul

Muhammad Julian Fadli
16 April 2026 15:55

Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (1/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (1/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sejumlah emiten yang baru melantai di papan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan penurunan jumlah pemegang saham signifikan. Bahkan, jumlah pemegang sahamnya ada yang menyusut lebih dari 90%.

Bagi investor pasar modal Indonesia, sudah pasti tak asing lagi dengan saham PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) dan juga PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) yang keduanya listing di penghujung tahun 2025 silam, hingga dipercaya jadi pilihan oleh banyak investor masa itu.

Perdagangan Saham SUPA (Bloomberg)

Namun dengan banyak faktor yang memengaruhi, saham RLCO dan SUPA saat ini seolah-olah ‘ditinggalkan’ ratusan ribu investor dari beragam latar belakang.


Yang jadi perhatian, melansir data BEI, sepanjang Kuartal I tahun ini, kedua emiten tersebut mencatatkan penurunan signifikan jumlah pemegang saham.

Tepatnya, jumlah pemegang saham RLCO per Maret 2026 hanya 34.711 investor, menurun 5.527 investor dari sebelumnya pada Februari 2026, yang tercatat sebanyak 40.238 investor saham.