Ekonomi Malaysia Melambat di Q1-2026 Terdampak Konflik Timteng
News
17 April 2026 15:10

Claire Jiao - Bloomberg News
Bloomberg, Pertumbuhan ekonomi Malaysia melambat melampaui ekspektasi pada kuartal pertama tahun 2026. Konflik di Timur Tengah mulai membebani industri-industri utama negara tersebut, termasuk sektor manufaktur dan jasa.
Berdasarkan estimasi awal dari Departemen Statistik Malaysia pada Jumat (17/4), Produk Domestik Bruto (PDB) tumbuh 5,3% pada periode Januari-Maret dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini lebih rendah dari estimasi median survei Bloomberg sebesar 5,5% dan pertumbuhan 6,3% yang dicapai pada kuartal terakhir tahun 2025.
Menyusul rilis data tersebut, nilai tukar ringgit terpantau turun 0,1% terhadap dolar AS.
Data ini menjadi barometer awal bagi kawasan Asia dalam mengukur sejauh mana dampak ekonomi dari perang Iran yang kini telah memasuki minggu ketujuh. Sebelumnya pada Senin lalu, Singapura juga melaporkan perlambatan pertumbuhan PDB yang signifikan dan memperingatkan bahwa konflik tersebut akan terus menekan aktivitas ekonomi dalam beberapa bulan ke depan.
































