Logo Bloomberg Technoz

Ekonom: Kredit Koperasi Desa Rp3 M Tak Ganggu Likuiditas Bank

Pramesti Regita Cindy
30 July 2025 14:00

Ilustrasi Koperasi Desa (Diolah dari Berbagai Sumber)
Ilustrasi Koperasi Desa (Diolah dari Berbagai Sumber)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ekonom menilai kebijakan pemerintah mengenai dana pinjaman untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dengan nominal maksimal Rp3 miliar tidak serta-merta akan membebani likuiditas perbankan.

Sekadar catatan saja, likuiditas merupakan ukuran jumlah uang tunai dan aset lain yang dimiliki bank maupun lembaga keuangan untuk membayar tagihan dengan cepat, serta memenuhi kewajiban bisnis dan keuangan jangka pendek.

"Dalam PMK disebut bahwa ‘Bank dapat memberikan pinjaman....’, artinya tidak harus memberikan pinjaman. Ada proses analisis kredit dan penjaminan untuk memanfaatkan dana desa, jika Koperasi Desa terlambat membayar cicilan," jelas Ekonom Universitas Paramadina Wijayanto Samirin kepada Bloomberg Technoz, Rabu (30/7/2025).


Dia menambahkan, dari sisi risiko, selama mekanisme kesepakatan dijalankan dengan benar, maka hal tersebut tergolong wajar. Sebab menurut dia, dalam praktiknya, tidak banyak koperasi yang akan lolos proses analisa kredit, sehingga likuiditas bank relatif tetap aman.

"Saya yakin profesional bank tidak akan main-main, karena ini proyek yang banyak disorot, yang suatu saat berpotensi menjadi temuan kasus korupsi jika tidak hati-hati," jelasnya.