Logo Bloomberg Technoz

Kemenkeu ⁠Pastikan RAPBN 2026 Sudah Perhitungkan Tarif AS 19%

Mis Fransiska Dewi
27 July 2025 15:30

Potret pertumbuhan ekonomi Indonesia. (Bloomberg)
Potret pertumbuhan ekonomi Indonesia. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Keuangan memastikan kerangka Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 sudah mempertimbangkan faktor tarif perdagangan yang diterapkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap Indonesia sebesar 19%. 

“Sudah, sudah pasti [diperhitungkan]. Jadi kita memang ketika membahas dan ini juga pembahasan di DPR tentunya sangat melihat perkembangan yang terjadi secara global maupun juga domestik,” kata Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu Febrio Kacaribu, dikutip Minggu (27/7/2025). 

Febrio menjelaskan pertimbangan-pertimbangan itu juga masuk ke dalam sederet skenario pemerintah untuk tetap menjaga pertumbuhan ekonomi sesuai target dalam RAPBN 2026.


Diketahui, proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun 2026 disahkan dalam kisaran angka 5,2% hingga 5,8%.

“Jadi apa-apa saja yang terutama berdampak cukup signifikan ya pasti sudah kita pertimbangkan dan masuk dalam skenario,” ujarnya.