Logo Bloomberg Technoz

Hati-hati, Harga Batu Bara 'Rawan Longsor"

Hidayat Setiaji
04 July 2025 08:07

Stockpiles of coal at the Guoyuan Port Container Terminal in Chongqing, China./Bloomberg-Na Bian
Stockpiles of coal at the Guoyuan Port Container Terminal in Chongqing, China./Bloomberg-Na Bian

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga batu bara jatuh pada perdagangan kemarin. Sebelumnya, harga sempat naik 4 hari berturut-turut.

Pada Kamis (3/7/2025), harga batu bara di pasar ICE Newcastle untuk kontrak pengiriman bulan mendatang ditutup di US$ 111.25/ton. Ambruk 1,11% dibandingkan hari sebelumnya.

Rasanya aksi ambil untung (profit taking) kental mewarnai koreksi harga si batu hitam. Sebelum turun kemarin, harga sempat naik 4 hari beruntun. Selama 4 hari itu, harga terangkat nyaris 6%.


Meski kemarin turun, harga batu bara juga masih mencatat kenaikan 4,8% dalam sepekan terakhir. Selama sebulan ke belakang, harga bertambah 6,51%.

Jadi, keuntungan yang bisa didapat dari menjual batu bara memang cukup menggiurkan. Wajar kalau investor tergoda. Aksi jual kemudian membuat harga batu bara melemah.

Sebuah buldoser bergerak melewati tumpukan batu bara yang tertutup salju di tambang batu bara Osinnikovskaya di Rusia./Bloomberg-Andrey Rudakov