Logo Bloomberg Technoz

Penyebab IHSG Balik Arah dan Masuk Zona Merah

Muhammad Julian Fadli
27 April 2026 17:37

Karyawan melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Karyawan melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah hingga terjerumus di zona merah dengan melemah 0,32% di posisi 7.106,52 pada Senin (27/4/2026). Turunnya saham–saham big caps jadi sebab, saham DSSA dan saham Astra International (ASII), misalnya.

Jelang penutupan perdagangan, IHSG berangsur–angsur tergelincir hingga melemah. Adapun rentang perdagangan terjadi di 7.230,03 hingga terdalam menyentuh 7.106,52.

IHSG Penutupan Sesi II pada Senin 27 April 2026 (Bloomberg)

Adapun pelemahan IHSG turut disebabkan eskalasi geopolitik AS–Iran yang masih memanas. Diplomasi antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) temui jalan buntu, mengutip laporan Bloomberg News.


Terlebih lagi posisi teknikal IHSG yang membentuk death cross dan stochastic RSI berada di area pivot menuju arah oversold, jelas Phintraco Sekuritas.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan, nilai perdagangan mencapai Rp16,57 triliun dari sejumlah 33,17 miliar saham yang ditransaksikan. Dengan frekuensi yang terjadi 2,2 juta kali diperjualbelikan.