Investor Asing Diam-diam Borong BBNI Hingga CUAN Kala IHSG Merah
Muhammad Julian Fadli
27 April 2026 10:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham pekan kemarin, 20 – 24 April 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 6,61% point–to–point dan ditutup hingga berada di posisi 7.129.
Jadi salah satu sebab pelemahan IHSG, investor asing gencar melangsungkan jual bersih (net sell) mencapai Rp5 triliun di perdagangan saham pasar reguler. Di seluruh pasar investor asing net sell Rp2,9 triliun.
Adapun investor asing mencatat net sell terbesar pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai Rp2,38 triliun. Imbas desakan jual, saham BBCA melemah 5,84% menyentuh posisi Rp6.050/saham.
Berikut 10 saham dengan angka net sell terbesar oleh investor asing sepanjang perdagangan 20-24 April 2026:
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp2,38 triliun
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp1,8 triliun
- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp1,16 triliun
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp203,57 miliar
- PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp169,84 miliar
- PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp129,12 miliar
- PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp123,62 miliar
- PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp121,27 miliar
- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp118,74 miliar
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp102,05 miliar
Dalam kesempatan yang sama, investor asing net buy saham terbanyak pada emiten PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mencapai Rp352,92 miliar. Didorong tren pembelian, saham BBNI berhasil melesat 1,62% menuju posisi Rp3.770/saham.
Berikut 10 saham dengan angka net buy tertinggi oleh investor asing sepanjang perdagangan 20 – 24 April 2026:
- PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp352,92 miliar
- PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp237,41 miliar
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp184,68 miliar
- PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Rp183 miliar
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp168,69 miliar
- PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Rp139,49 miliar
- PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp137,05 miliar
- PT Indika Energy Tbk (INDY) Rp93,65 miliar
- PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) Rp83,03 miliar
- PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp81,91 miliar




























