Logo Bloomberg Technoz

BI Luncurkan PINISI Demi Genjot Intermediasi-Pertumbuhan Ekonomi

Pramesti Regita Cindy
27 April 2026 18:40

Gedung Bank Indonesia. (Bloomberg)
Gedung Bank Indonesia. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan program Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) sebagai upaya baru mendorong pertumbuhan ekonomi. 

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, selama ini berbagai kebijakan telah ditempuh untuk memastikan likuiditas di sektor keuangan tetap longgar. Namun, tantangan utama justru terletak pada belum bergeraknya sektor riil secara maksimal dalam menyerap pembiayaan tersebut.

Terlebih menurutnya, dalam situasi global yang penuh ketidakpastian, mulai dari tensi geopolitik hingga suku bunga tinggi di Amerika Serikat, Indonesia perlu mengandalkan kekuatan domestik, khususnya permintaan dalam negeri.


Karena itu, BI menilai penguatan intermediasi menjadi kunci, terutama untuk menggerakkan konsumsi dan investasi. Selama ini, meski likuiditas tersedia, transmisi ke sektor riil belum sepenuhnya efektif.

"Kita harapkan melalui PINISI ini kita dapat melakukan interaksi menghasilkan suatu langkah-langkah yang konkret baik dalam bentuk kesepakatan pembiayaan maupun realisasi proyek," ujar Perry dalam acara kick-off PINISI di Gedung BI, Jakarta, Senin (27/4/2026).