Logo Bloomberg Technoz

Entitas ANTM Dapat Izin Produksi 9 Juta Ton Nikel di Raja Ampat

Redaksi
10 June 2025 14:00

Sampel bijih nikel./Bloomberg-Carla Gottgens
Sampel bijih nikel./Bloomberg-Carla Gottgens

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Gag Nikel tercatat mengamankan kuota produksi bijih nikel mencapai 9 juta ton basah atau wet metric ton (wmt) dari konsesi tambang di Pulau Gag, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya.

Anak usaha PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam itu telah mendapat persetujuan rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk periode 2024 sampai dengan 2026. 

Perinciannya, Kementerian ESDM memberikan kuota produksi untuk 3 juta wmt pada 2024. Selanjutnya, kuota produksi bijih nikel yang sama masing-masing 3 wmt diberikan untuk alokasi 2025 dan 2026.


“RKAB pada 2025 yang diberikan hanya PT Gag Nikel yang lainnya tidak diberikan,” kata Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat memberi keterangan pers di Istana Negara, Selasa (10/6/2025). 

Wilayah pertambangan PT Gag Nikel di Raja Ampat (Dok. Gag Nikel)

Pengawasan Diperketat