Logo Bloomberg Technoz

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Bahlil Klaim APBN Masih Aman

Sultan Ibnu Affan
17 March 2026 18:40

Bahlil Lahadalia di Istana sore ini (2/3/2026). (Bloomberg Technoz/Azura Yumna)
Bahlil Lahadalia di Istana sore ini (2/3/2026). (Bloomberg Technoz/Azura Yumna)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi tidak akan naik di tengah melambungnya harga minyak global. 

Dia mengatakan kepastian tersebut lantaran anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) diklaimnya masih kuat menanggung kenaikan harga minyak global, meski menyentuh US$100/barel.

"Berapa harga subsidinya, itu kita lihat perkembangan geopolitik. Tapi kalau dengan harga insya Allah, kalau US$100, rata-rata sekarang kan US$70. Kalau mau 100 dolar, itu insya Allah masih dalam koridor APBN, masih bisa kita exercise," ujarnya di Jakarta, Selasa (17/3/2026).


Pemerintah sendiri menetapkan harga minyak atau Indonesian Crude Price (ICP) dalam APBN 2026 di level US$70/barel.

Dalam kesempatan lain, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membeberkan simulasi dampak kenaikan harga minyak mentah.