BTN Tetap Rilis Obligasi Meski Ada Likuiditas APBN, Ini Sebabnya
Pramesti Regita Cindy
16 March 2026 11:25

Bloomberg Technoz, Jakarta - Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon LP Napitupulu mengaku akan tetap menerbitkan obligasi pada Semester II-2026, meski potensi perseroan mendapat tambahan likuiditas dari pemerintah terbuka lebar.
Nixon menjelaskan rencana penerbitan ini dijalankan sesuai dengan strategi pendanaan perusahaan, sebab instrumen ini memiliki fungsi yang berbeda dari penempatan likuiditas dari pemerintah.
Dia menjelaskan bahwa obligasi merupakan sumber pendanaan jangka panjang dengan tenor sekitar lima hingga tujuh tahun. Sedangkan penempatan dana pemerintah biasanya berjangka pendek karena sewaktu-waktu dapat ditarik kembali.
"Bond (obligasi) tetap, karena bukan masalah rupiahnya, yang panjang dengan yang pendek kan tidak bisa saling menggantikan sebenarnya. Karena peruntukannya beda. Asset liability management-nya juga. Cara pricing-nya, risiko suku bunga itu beda." kata Nixon ketika ditemui di kantornya, dikutip Senin (16/3/2026).
Dengan perbedaan kedua sumber dana tersebut, kata Nixon, hal ini tidak dapat saling menggantikan. Oleh karena itu, ia menuturkan, perseroaan akan tetap menjalankan rencana penerbitan obligasi, meski kecukupan likuiditas BTN disebutnya dalam keadaan cukup.






























