Logo Bloomberg Technoz

2 Kargo Minyak Dibatalkan Singapura, RI Didesak Cari Opsi Impor

Azura Yumna Ramadani Purnama
17 March 2026 08:10

Kapal tanker minyak Qiu Chi berlabuh di dekat tangki penyimpanan Oiltanking Singapore Ltd di Singapura./Bloomberg-Munshi Ahmed
Kapal tanker minyak Qiu Chi berlabuh di dekat tangki penyimpanan Oiltanking Singapore Ltd di Singapura./Bloomberg-Munshi Ahmed

Bloomberg Technoz, Jakarta – Dewan Energi Nasional (DEN) meminta pemerintah segera mengamankan kontrak jangka panjang dengan sejumlah negara eksportir minyak mentah hingga bahan bakar minyak (BBM), setelah terdapat insiden pembatalan kargo impor Indonesia yang didatangkan dari Singapura.

Anggota DEN Kholid Syeirazi menyatakan Indonesia tidak bisa bergantung pada segelintir sumber pasokan saja, terutama Malaysia dan Singapura, untuk impor BBM.

Terlebih, dia mewaspadai sumber pasokan komoditas migas Singapura berasal dari sejumlah negara Timur Tengah yang tengah terdampak penutupan Selat Hormuz.


Kholid meminta agar pemerintah dapat melakukan kontrak antarpemerintah atau government to government (G2G) dengan negara sumber impor tersebut, setelah itu badan usaha baru melakukan kontrak bisnis.

Dia meyakini, dengan skema tersebut, Indonesia bisa mendapatkan harga minyak mentah dengan harga nego, di bawah harga pasar.