Logo Bloomberg Technoz

BI Proyeksi PE Q1-2026 Lebih Baik, Ini Pemicunya

Mis Fransiska Dewi
17 March 2026 20:30

Gubernur BI, Perry Warjiyo. (Foto: Diolah dari Berbagai Sumber)
Gubernur BI, Perry Warjiyo. (Foto: Diolah dari Berbagai Sumber)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2026 akan lebih baik ketimbang kuartal IV-2025 karena ditopang permintaan domestik. Momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia perlu dijaga dan diperkuat di tengah eskalasi perang di Timur Tengah yang masih berkecamuk. 

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan 1-2026 diperkirakan akan meningkat dan cukup tinggi ditopang oleh kuatnya permintaan domestik,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers usai Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, Selasa (17/3/2026). 

Dia menjelaskan pertumbuhan ekonomi tersebut akan didorong konsumsi rumah tangga naik didukung oleh peningkatan permintaan rumah tangga terkait perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti Ramadan dan Lebaran sejalan perbaikan penghasilan di beberapa kelompok pendapatan yang bersumber dari pemberian Tunjangan Hari Raya (THR), belanja sosial Pemerintah, dan berbagai insentif pemerintah lainnya.


“Investasi juga diperkirakan tetap baik, didorong terutama oleh akselerasi investasi Pemerintah, termasuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan investasi Danantara,” tutur Perry.

Meski demikian, Perry mengingatkan, dampak memburuknya perekonomian dan pasar keuangan global akibat perang Timur Tengah perlu diantisipasi dan direspon secara tepat untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.