Logo Bloomberg Technoz

Ramai-ramai Mudik Tinggalkan Jakarta, Bus Masih Jadi Primadona

Andrean Kristianto
17 March 2026 15:40

Sejumlah pemudik menunggu keberangkatan bus di agen bus, Pondok Pinang, Jakarta, Selasa (17/3/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Sejumlah pemudik menunggu keberangkatan bus di agen bus, Pondok Pinang, Jakarta, Selasa (17/3/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Selain kereta api, bus menjadi pilihan utama bagi sebagian pemudik untuk perjalanan mudik. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Selain kereta api, bus menjadi pilihan utama bagi sebagian pemudik untuk perjalanan mudik. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Oleh karena itu, memasuki libur lebaran agen bus di Pondok Pinang mai rame oleh pemudik. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Oleh karena itu, memasuki libur lebaran agen bus di Pondok Pinang mai rame oleh pemudik. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Menurut sejumlah agen penjual tiket, hari ini dan besok merupakan puncak arus mudik di lokasi ini. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Menurut sejumlah agen penjual tiket, hari ini dan besok merupakan puncak arus mudik di lokasi ini. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Mayoritas untuk tiket keberangkatan hari ini dan besok sudah habis terjual. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Mayoritas untuk tiket keberangkatan hari ini dan besok sudah habis terjual. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Moda transportasi bus dipilih karena menawarkan keunggulan berupa jadwal keberangkatan yang beragam serta jangkauan rute yang luas (Bloomberg Technoz)

Moda transportasi bus dipilih karena menawarkan keunggulan berupa jadwal keberangkatan yang beragam serta jangkauan rute yang luas (Bloomberg Technoz)

Dari hasil survei pergerakan masyarakat, sekitar 50,6% atau setara sekitar 143,91 juta orang akan melakukan perjalanan mudik libur Lebaran 2026.

Dari hasil survei pergerakan masyarakat, sekitar 50,6% atau setara sekitar 143,91 juta orang akan melakukan perjalanan mudik libur Lebaran 2026.

Sejumlah pemudik menunggu keberangkatan bus di agen bus, Pondok Pinang, Jakarta, Selasa (17/3/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Selain kereta api, bus menjadi pilihan utama bagi sebagian pemudik untuk perjalanan mudik. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Oleh karena itu, memasuki libur lebaran agen bus di Pondok Pinang mai rame oleh pemudik. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Menurut sejumlah agen penjual tiket, hari ini dan besok merupakan puncak arus mudik di lokasi ini. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Mayoritas untuk tiket keberangkatan hari ini dan besok sudah habis terjual. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Moda transportasi bus dipilih karena menawarkan keunggulan berupa jadwal keberangkatan yang beragam serta jangkauan rute yang luas (Bloomberg Technoz)
Dari hasil survei pergerakan masyarakat, sekitar 50,6% atau setara sekitar 143,91 juta orang akan melakukan perjalanan mudik libur Lebaran 2026.

Bloomberg Technoz, Jakarta - Tingginya minat masyarakat untuk pulang ke kampung halaman menunjukkan tradisi mudik tetap menjadi momen penting bagi banyak keluarga di Indonesia. Berbagai moda transportasi umum pun dipadati pemudik yang ingin berkumpul bersama keluarga.

Selain kereta api, bus menjadi pilihan utama bagi sebagian pemudik untuk kembali ke daerah asal. Moda ini menawarkan keunggulan berupa jadwal keberangkatan yang beragam serta jangkauan rute yang luas.

Agen Bus Pondok Pinang di Jakarta Selatan menjadi salah satu pusat keberangkatan bus antar kota antar provinsi (AKAP) yang ramai didatangi pemudik. Para calon penumpang tampak memadati lokasi untuk menunggu keberangkatan menuju kampung halaman.

Amrih, petugas penjual tiket di agen bus Pondok Pinang, menyebut hari ini dan besok menjadi puncak arus mudik di lokasi tersebut.

“Hari ini dan besok tiket sudah habis, tapi kalau nambah 1 batangan lagi (bus tambahan) itu susah penuhnya,” kata Amrih, petugas agen bus Bejeu.

Amrih mengungkapkan bahwa penjualan tiket tahun ini masih berada di bawah capaian tahun lalu. Sementara itu, Dolly (47), penjual tiket bus Gapuraning Rahayu, justru menilai bahwa kondisi penjualan tahun ini lebih baik dibandingkan periode sebelumnya.

(dre/ain)