Logo Bloomberg Technoz

Afghanistan Sebut Pakistan Bom RS Rehabilitasi, 400 Orang Tewas

News
17 March 2026 16:10

Ilustrasi bendera Pakistan & Afghanistan (Bloomberg Technoz)
Ilustrasi bendera Pakistan & Afghanistan (Bloomberg Technoz)

Claire Jiao - Bloomberg News

Bloomberg, Afghanistan menuduh Pakistan meluncurkan serangan udara mematikan yang menewaskan setidaknya 400 orang di sebuah rumah sakit rehabilitasi narkoba. Insiden berdarah ini menandai eskalasi konflik yang semakin parah antara dua negara bertetangga tersebut.

Hamdullah Fitrat, wakil juru bicara pemerintah Taliban di Afghanistan, menyatakan melalui unggahan di platform X bahwa tim penyelamat kini tengah berjihad memadamkan api dan mengevakuasi jenazah korban setelah serangan yang terjadi di Kabul pada Senin (16/3) malam. Menurutnya, serangan itu menghancurkan sebagian besar fasilitas rehabilitasi yang memiliki kapasitas 2.000 tempat tidur tersebut.


Di sisi lain, Pakistan berdalih bahwa angkatan bersenjatanya hanya melakukan "serangan udara presisi" pada Senin malam. Menteri Informasi Pakistan, Attaullah Tarar, menyebutkan bahwa target serangan adalah instalasi militer Taliban di Kabul dan Nangarhar, termasuk gudang amunisi dan infrastruktur teknis. Ia pun menuduh pemerintah Taliban telah melontarkan "klaim palsu."

Kedua belah pihak telah berulang kali terlibat bentrokan sejak pertempuran pecah bulan lalu di sepanjang perbatasan bersama mereka. Ketegangan tetap tinggi sejak Islamabad menuduh Taliban menampung kelompok militan yang merencanakan serangan di wilayah Pakistan—tuduhan yang secara tegas dibantah oleh Kabul.