Logo Bloomberg Technoz

Sejumlah saham infrastruktur yang menjadi pendorong kenaikan IHSG adalah, saham PT Indosat Tbk (ISAT) yang melesat hingga 7,08%, saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) yang menguat 6,91%, dan saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang mencatat kenaikan 4,15%.

Senada, saham kesehatan juga terbang mendukung penguatan IHSG, saham PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) melesat 17,6%, saham PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE) melesat naik 8,42%. Saham PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) menguat 5,45%.

Bank Indonesia (BI) mengumumkan hasil Survei Penjualan Eceran periode Januari. Hasilnya, penjualan eceran atau ritel diperkirakan bakal melambat bulan ini.

Pada Rabu, penjualan eceran yang dicerminkan dengan Indeks Penjualan Riil (IPR) pada Desember 2024 berada di 222. Tumbuh 1,8% year-on-year, lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan sebelumnya 0,9% yoy.

“Pertumbuhan pada Desember 2024 terutama didorong Kelompok Suku Cadang dan Aksesori serta Barang Budaya dan Rekreasi,” sebut BI.

Secara bulanan (month-to-month), kinerja penjualan eceran pada Desember 2024 tumbuh sebesar 5,9% mtm. Lebih baik dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang mengalami kontraksi 0,4% mtm.

“Seluruh kelompok komoditas tercatat tumbuh positif dengan pertumbuhan tertinggi pada Kelompok Peralatan Informasi dan Komunikasi, diikuti oleh Suku Cadang dan Aksesori, serta Barang Budaya dan Rekreasi. Peningkatan tersebut didorong oleh permintaan masyarakat yang meningkat seiring dengan perayaan HBKN Nataru,” lanjut BI.

Kemudian untuk Januari 2025, IPR diperkirakan hanya akan mencapai 211,3. Tumbuh sebesar 0,4% yoy, melambat dibandingkan bulan sebelumnya.

“Sementara itu, Kelompok Suku Cadang dan Aksesori, Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, serta Makanan, Minuman dan Tembakau tetap tumbuh, meski melambat dibandingkan dengan bulan sebelumnya,” mengutip laporan BI.

Secara bulanan, kinerja penjualan ritel pada Januari diperkirakan mengalami kontraksi 4,8% mtm, setelah pertumbuhan sebelumnya. Mayoritas kelompok tercatat mengalami kontraksi, kecuali Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi, yang dipengaruhi oleh faktor normalisasi permintaan masyarakat pasca-perayaan HBKN Natal dan Nataru.

Mencermati regional kinerja Bursa Asia hari ini bergerak menguat. Indeks Hang Seng Hong Kong terbang 2,64%, Shanghai Composite China melesat 0,85%, Kospi menguat 0,37%, Strait Times Singapore hijau 0,36%, dan SENSEX India melemah 0,16%.

(fad/wep)

No more pages