Tahun lalu, Kementerian ESDM meluncurkan program konversi gratis motor listrik sebanyak 1.000 unit bagi masyarakat Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) pada Agustus.
Eniya saat itu menjabarkan program ini merupakan kerja sama antara pemerintah dengan badan usaha milik negara (BUMN) melalui program corporate social responsibility (CSR).
Dalam hal ini, pemerintah mengucurkan anggaran Rp14,8 miliar untuk konversi motor listrik 1.480 unit pada 2024. Dengan kata lain, pemerintah menggelontorkan Rp10 juta untuk 1 unit konversi motor listrik, sementara sisanya ditanggung dari dana CSR.
“Nah, ini dibantu memang dari Rp10 juta [anggaran pendapatan dan belanja negara] ditambah CSR. Jadi memang ada additional fee yang Rp10 juta ditambah Rp7 juta atau Rp5 juta atau Rp6 juta, kan variasi tergantung jenis motornya,” ujar Eniya.
(wdh)
































