Logo Bloomberg Technoz

Biden Sebut Houthi Teroris usai AS-Inggris Serang Yaman

News
13 January 2024 12:00

Presiden AS Joe Biden. (Dok: Bloomberg)
Presiden AS Joe Biden. (Dok: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden AS Joe Biden mengatakan bahwa dia percaya kelompok Houthi yang berbasis di Yaman, yang telah menyerang pengiriman di Laut Merah, adalah organisasi teroris. Meskipun menurutnya, menetapkan Houthi sebagai teroris tidak akan membawa perbedaan.

"Saya pikir mereka begitu," kata Biden pada hari Jumat ketika ditanya wartawan apakah dia bersedia menyebut mereka organisasi teroris.

Pemerintahan Biden setelah menjabat menghapus sebutan resmi terhadap kelompok itu karena kekhawatiran bahwa sanksi terkait akan memperburuk situasi kemanusiaan di Yaman, yang telah dilanda perang saudara selama bertahun-tahun.

Gedung Putih mengatakan pada November bahwa mereka sedang meninjau keputusan itu setelah Houthi menyita sebuah kapal kargo. Sejak itu, kelompok yang didukung Iran tersebut telah meluncurkan serangkaian serangan drone dan rudal terhadap kapal komersial dan militer yang melintasi Laut Merah. Para pemimpinnya mengatakan serangan itu dimaksudkan untuk mendukung Palestina di tengah perang Israel-Hamas.

Biden mengatakan pada akhirnya sebutan resmi "tidak relevan" karena dia telah mengumpulkan "sekelompok negara untuk mengatakan bahwa jika mereka terus bertindak dan berperilaku seperti yang mereka lakukan, kami akan menanggapi."