Logo Bloomberg Technoz

Bursa saham Asia mengikuti jejak Wall Street yang jatuh. Dini hari tadi waktu Indonesia, indeks Dow Jones Industrial Average, S&P 500, dan Nasdaq Composite ambrol masing-masing 3,44%, 4,36%, dan 5,52%.

Penyebabnya masih aksi jual terhadap saham-saham teknologi, terutama yang memiliki eksposur pengembangan kecerdasan buatan (AI). Indeks saham teknologi di New York ambrol 12%.

“Sulit untuk menyatakan bahwa ini adalah akhir dari reli saham AI. Kuncinya adalah apakah penurunan ini masih terbatas atau kemudian berdampak ke kinerja perusahaan. Masih ada kemungkinan akan ada rebound dalam jangka pendek setelah sentimen negatif berlalu,” kata Kazuki Sawamura, Strategist di Shinkin Asset Management yang berbasis di Tokyo (Jepang), seperti dikutip dari Bloomberg News.

Tidak hanya di pasar saham, aksi jual juga terjadi di pasar obligasi, Imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Indonesia tenor 10 tahun  naik 1 basis poin (bps) ke 7,74%. Kenaikan yield berarti harga obligasi sedang turun imbas tekanan jual.

- Dengan asistensi M Julian Fadli -

(aji)

No more pages