Aksi beli di pasar obligasi domestik dengan arah pasar obligasi global. Yield US Treasury tenor 10 tahun pagi ini kembali terpangkas 10,1 basis poin ke 4,86%.
Penurunan yield di pasar obligasi AS diikuti pasar negara utama kainnya. Yield obligasi pemerintah Prancis tenor 10 tahun turun 17,6 bps jadi 4,76%, diikuti Inggris juga turun 13,1 bps jadi 5,12%. Sementara di Jerman, yield obligasi terpangkas 5,8 bps ke 3,2%.
Yield obligasi pemerintah Jepang (JGB) tenor 10 tahun turun 3,4 bps jadi 2,76%, disusul Singapura turun 1,9 bps jadi 2,12%. Sedangkan Australia dan Selandia baru turun lebih tajam 8,3 bps dan 6,4 bps jadi 4,9% dan 4,6%.
Reli di pasar obligasi kali ini didorong oleh kemenangan Partai Demokrat dalam pemilu sela AS. Adanya perubahan peta politik di dalam tubuh Kongres AS, memperbesar ekspektasi bahwa pemerintahan Presiden Donald Trump akan menghadapi pengawasan legislatif yang lebih ketat, termasuk soal bagaimana pemerintah akan menjalankan kebijakan ekonomi dan perdagangan.
Kemenangan Partai Demokrat juga berpotensi mendorong agenda pemangkasan pajak serta menahan laju ekspansi belanja pemerintah. Dengan begitu, kekhawatiran soal naiknya penerbitan utang untuk mengongkosi defisit anggaran jadi sedikit mereda.
Untuk diketahui, pasar selama ini menaruh perhatian besar terhadap prospek fiskal AS, terutama di tengah besarnya kebutuhan pembiayaan pemerintah dan naiknya pasokan US Treasury.
(dsp/aji)
























