Logo Bloomberg Technoz

Investor Asing Net Buy Saham Ratusan Miliar, Picu Lesatan IHSG

Muhammad Julian Fadli
05 November 2026 08:05

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, Rabu (4/11/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau dengan keberhasilan menguat 15,48 poin (0,32%) di posisi 4.919, terdorong euforia net buy investor asing.

Jadi pemicu tren rebound dan hijaunya IHSG, investor asing gencar melangsungkan beli bersih (net buy) mencapai Rp264,64 miliar pada perdagangan saham pasar reguler. Di seluruh pasar investor asing net buy Rp257,94 miliar.

Adapun investor asing net buy terbesar pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai Rp133,28 miliar. Berkat besarnya jumlah pembelian, saham BBCA menguat 1,86% di posisi Rp4.930/saham.

Penutupan Saham BBCA pada Rabu 4 November 2026 (Bloomberg)

Berikut 10 saham dengan net buy tertinggi yang paling jadi incaran oleh investor asing sepanjang perdagangan Rabu (4/11/2026):

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp133,28 miliar
  2. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp53,15 miliar
  3. PT Astra International Tbk (ASII) Rp35,59 miliar
  4. PT Timah Tbk (TINS) Rp26,48 miliar
  5. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp25,28 miliar
  6. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Rp24,8 miliar
  7. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp23,36 miliar
  8. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp19,66 miliar
  9. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp19,39 miliar
  10. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp19,33 miliar

Sementara itu, investor asing net sell terbesar pada saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencapai Rp96,65 miliar. Tetap solid kala tertekan, saham BMRI menguat 0,28% di posisi Rp3.600/saham.

Penutupan Saham BMRI pada Rabu 4 November 2026 (Bloomberg)