PEMILU SELA
Industri Minyak AS Rawan Kena Windfall Tax Usai Demokrat Menang
News
05 November 2026 08:40

Ari Natter dan Jennifer A. Dlouhy - Bloomberg News
Bloomberg, Industri minyak bersiap menghadapi kemungkinan Partai Demokrat menggunakan kekuatan politik baru mereka untuk mendesak kesepakatan dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump guna menerapkan pajak atas keuntungan tak terduga (windfall tax) di tengah lonjakan harga minyak mentah.
Partai Demokrat telah mengajukan rancangan undang-undang (RUU) yang mewajibkan perusahaan untuk memberikan kompensasi kepada konsumen akibat tingginya harga bahan bakar.
Menurut pihak-pihak yang memahami masalah ini, para eksekutif industri minyak—beserta para pelobi mereka di Washington—khawatir bahwa pajak tersebut bisa menjadi bagian dari kesepakatan yang lebih luas antara Partai Demokrat dan Trump, menyusul pemilihan umum yang dipengaruhi oleh kemarahan pemilih terhadap tingginya harga.
“Itu adalah kekhawatiran yang beralasan,” ujar Mike McKenna, seorang ahli strategi Partai Republik yang pernah menjadi penasihat Trump untuk isu-isu energi selama masa jabatan pertamanya.
































