Airlangga Respons Data Ekonomi: Fundamental RI Masih Terjaga
Merinda Faradianti
03 November 2026 09:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengklaim fundamental ekonomi Indonesia masih terjaga hingga menjelang akhir tahun, berdasarkan sejumlah faktor pendukung.
Klaim itu pula yang disampaikan Airlangga kepada Presiden Prabowo Subianto saat melaporkan perkembangan sejumlah indikator ekonomi nasional dalam rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/11/2026).
Beberapa faktor pendukung antara lain: Adanya penguatan ekonomi adalah aktivitas manufaktur. Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur Indonesia pada Oktober 2026 meningkat menjadi 54, dari posisi 52,4 pada bulan sebelumnya.
"Ini menandakan penguatan ekspansi sektor manufaktur, dan level ekspansinya ini terkuat sejak Maret yang lalu, Maret 2024, jadi ini level ekspansi yang tinggi," kata Airlangga dikutip, Selasa (3/11/2026).
Selain aktivitas manufaktur, Airlangga melaporkan neraca perdagangan Indonesia yang masih mencatatkan surplus. Pada September 2026, surplus perdagangan mencapai US$3,36 miliar, ditopang surplus sektor nonmigas sebesar US$5,67 miliar, meskipun sektor migas mengalami defisit US$2,31 miliar.





























