Logo Bloomberg Technoz

Airlangga Soal Rupiah Yang Melemah: Tambah Daya Saing Ekspor

Redaksi
28 October 2026 10:20

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat konferensi pers Nota Keuangan dan RAPBN 2027 di Jakarta, Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat konferensi pers Nota Keuangan dan RAPBN 2027 di Jakarta, Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah pada perdagangan Rabu (28/10/2026) kembali terpangkas 0,1% ke Rp18.171/US$. Tak lama berselang, rupiah kembali susut 0,15% jadi Rp18.180/US$ pada 09:08 WIB. Kondisi rupiah ini melanjutkan tren pelemahan yang terus terjadi pada mata uang garuda. 

Meski begitu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pelemahan rupiah justru dapat meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar ekspor.

“Kalau buat ekspor kan menambah daya saing,” kata Airlangga saat ditemui di kantornya di Jakarta, Selasa (27/10/2026).


Airlangga juga bilang bahwa saat ini pihaknya masih akan melakukan pengawasan terhadap arah gerak rupiah.

“Iya nanti kita monitor, itu kan [tugasnya] BI [Bank Indonesia]” kata Airlangga saat ditemui di kantornya di Jakarta, Rabu (28/10/2026).