Logo Bloomberg Technoz

PASAR ENERGI

ANZ Kerek Proyeksi Harga Minyak, Brent Akhir Tahun US$105/Barel

News
30 October 2026 12:45

Kilang Minyak. (dok Bloomberg)
Kilang Minyak. (dok Bloomberg)

Weilun Soon - Bloomberg News

Bloomberg, Keseimbangan pasar minyak kini jauh lebih rapuh dibandingkan dengan saat awal konflik di Timur Tengah. Menurut ANZ Group Holdings Ltd, setiap eskalasi ketegangan setelah Pemilu sela Amerika Serikat akan mendorong kenaikan harga minyak lebih lanjut.

Dalam catatan yang dirilis Jumat (30/10/2026), para analis ANZ—termasuk Daniel Hynes dan Soni Kumari—memperkirakan harga minyak Brent akan ditutup di level US$105 per barel pada akhir tahun, naik dari proyeksi sebelumnya sebesar US$95 per barel.


Estimasi ini dibuat dengan asumsi tidak terjadi eskalasi baru dalam ketegangan di Timur Tengah.

"Proyeksi ini tidak bergantung pada guncangan geopolitik baru," ujar mereka. "Sebaliknya, proyeksi ini mengasumsikan bahwa kendala yang saat ini menghambat ekspor, pengiriman, dan pasar produk olahan minyak di Timur Tengah akan berlanjut hingga akhir tahun."