IMPOR MINYAK
Bahlil Beber Crude 30 Juta Barel Asal UEA Masih dalam Penjajakan
Azura Yumna Ramadani Purnama
28 October 2026 19:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan rencana impor minyak mentah hingga 30 juta barel dari Uni Emirat Arab (UEA) masih dalam tahap penjajakan.
Dia menegaskan pasokan dari Pemerintah UEA tersebut belum benar-benar disepakati, sebab masih dalam proses penjajakan.
“Itu itu itu masih potensi ya. Belum saya melakukan itu penjajakan-penjajakan, semuanya masih penjajakan ya," kata Bahlil ditemui awak media usai FOREK Hulu Migas 2026, Rabu (28/10/2026).
Sebelumnya, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto mengungkapkan pemerintah UEA akan segera mengirim pasokan minyak mentah hingga 30 juta barel ke Indonesia.
Pengiriman minyak dalam jumlah besar tersebut diberikan tanpa beban biaya pengiriman (free kapal) maupun modal kerja (working capital).



























