Harga Minyak Turun Terseret Upaya Diplomasi Baru AS-Iran
News
29 October 2026 07:00

Kanoko Matsuyama - Bloomberg News
Bloomberg, Harga minyak merosot seiring langkah para pedagang (traders) yang tengah menimbang upaya diplomatik terbaru di Timur Tengah guna menghindari potensi berlanjutnya serangan militer AS terhadap Iran.
Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) turun mendekati US$102 per barel, setelah sempat naik hampir 3% pada sesi sebelumnya, sementara minyak mentah Brent ditutup di kisaran US$115. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa Teheran terus memberikan kesempatan pada jalur diplomasi, sementara The Wall Street Journal melaporkan bahwa Wakil Presiden AS JD Vance telah menghubungi Mohsen Rezaei, sekretaris dewan keamanan tertinggi negara tersebut.
Presiden AS Donald Trump mengungkapkan kepada Axios pada Rabu (28/10) bahwa negosiasi tengah berlangsung melalui mediator, namun ia menekankan bahwa dirinya tidak tahu persis apakah upaya tersebut akan membuahkan hasil. "Kita harus menyelesaikan pekerjaan ini—baik melalui kesepakatan maupun cara lain—kita akan melihat apakah negosiasi bisa berhasil," kutip pernyataan Trump.
Patokan harga minyak mentah global, Brent, telah melonjak 11% pada bulan ini dan menyentuh level tertingginya sejak April seiring berlarutnya konflik. Lonjakan tersebut menambah tekanan bagi konsumen dan menghadirkan tantangan bagi para pejabat bank sentral yang tengah berupaya meredam inflasi. Meskipun Federal Reserve (The Fed) memilih untuk menahan kebijakan suku bunganya pada pekan ini, para pedagang memproyeksikan para pejabat bank sentral akan kembali melanjutkan pengetatan pada bulan Desember.






























