KOMODITAS TAMBANG
Sudah Terbit, Revisi RKAB Nikel 2026 Direstui 290—300 Juta Ton
Azura Yumna Ramadani Purnama
29 October 2026 16:35

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan kuota produksi bijih nikel dalam hasil revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 mencapai 290—300 juta metrik ton (mt), naik dari kuota awal tahun yang diperkirakan sekitar 260—270 juta mt.
Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM Tri Winarno memastikan seluruh RKAB nikel 2026 hasil revisi telah diterbitkan.
“Totalnya antara 290—300an [juta metrik ton] lah [kuota produksi nikel hasil revisi RKAB],” kata Tri kepada awak media di Kantor Ditjen Ketenagalistrikan, Kamis (29/10/2026).
Pertimbangkan 2027
Ihwal kuota produksi dalam RKAB 2027, Tri menyatakan Kementerian ESDM bakal mempertimbangkan oversupply nikel global di London Metal Exchange (LME) dan Shanghai Future Exchange (SHFE) yang diprediksi sekitar 750.000 mt nikel (Ni).

































