PASAR ENERGI
Harga Minyak Melonjak di Tengah Sinyal AS Mau Serang Iran Lagi
News
30 October 2026 07:00

Kanoko Matsuyama - Bloomberg News
Bloomberg, Harga minyak naik di tengah munculnya isyarat bahwa AS mungkin akan kembali melancarkan serangan militer terhadap Iran. Situasi ini memicu kekhawatiran akan gejolak baru di kawasan tersebut yang dapat mengganggu arus pasokan energi.
Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik mendekati level US$103 per barel—setelah sempat berfluktuasi lebih dari US$3 pada sesi sebelumnya—sementara Brent ditutup di kisaran US$115 per barel.
Menurut laporan Wall Street Journal, seorang komandan tinggi militer telah memaparkan berbagai opsi militer kepada Presiden Donald Trump pada Kamis. Pemimpin AS tersebut telah berulang kali memberi sinyal kemungkinan dimulainya kembali serangan udara terhadap Teheran, setelah Pemilu paruh waktu pekan depan.
Di Iran, salah satu negosiator utama negara tersebut, Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf, menegaskan posisi Republik Islam Iran terkait pengakhiran perang tidak akan dikompromi.
































