Logo Bloomberg Technoz

Tanggapan Pandu Sjahrir Usai Terseret Polemik Supra Sekuritas

Redaksi
29 October 2026 15:12

CIO Danantara Pandu Patria Sjahrir saat wawancara dengan Bloomberg TV di Hong Kong, Tiongkok, Jumat (28/3/2025). (Lam Yik/Bloomberg)
CIO Danantara Pandu Patria Sjahrir saat wawancara dengan Bloomberg TV di Hong Kong, Tiongkok, Jumat (28/3/2025). (Lam Yik/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Chief Investment Officer (CIO) BPI Danantara, Pandu Sjahrir angkat bicara terkait dengan kepemilikan saham pada PT Supra Sekuritas Indonesia yang belakangan disanksi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pandu mengatakan investasinya di Supra Sekuritas hanya bersifat minoritas dan pasif. Pandu menegaskan tidak terlibat dalam jajaran direksi, komisaris dan pengambilan keputusan.

“Sederhananya, setiap orang bisa saja memiliki saham sebuah bank, bukan artinya dia menjadi bagian dari manajemennya,” kata Pandu lewat unggahan di instagram pribadinya, Kamis (29/10/2026).


Seperti diketahui, Supra Sekuritas dengan kode broker SS belakangan mendapat sanksi dari OJK buntut manipulasi harga atau coordinated trading saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA).

SS menjadi salah satu broker yang paling aktif untuk saham DSSA. Dalam 12 bulan terakhir, perusahaan sekuritas itu menangani transaksi senilai Rp60,6 triliun atau sekitar US$3,3 miliar, lebih dari tiga kali lipat nilai transaksi melalui broker lain.