Kejutkan Pasar, Bank Sentral Selandia Baru Tahan Suku Bunga
News
28 October 2026 12:40

Tracy Withers - Bloomberg News
Bloomberg, Bank sentral Selandia Baru secara tak terduga mempertahankan suku bunga acuannya, dengan alasan ketidakpastian global yang membebani permintaan domestik. Keputusan yang diambil melalui pemungutan suara terbelah itu membuat dolar Selandia Baru anjlok.
Komite Kebijakan Moneter Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) mempertahankan suku bunga resmi atau Official Cash Rate (OCR) di level 2,75 persen pada Rabu (28/10) di Wellington. Keputusan tersebut sesuai dengan perkiraan hanya dua dari 25 ekonom yang disurvei Bloomberg. Sementara itu, mayoritas ekonom memperkirakan kenaikan suku bunga sebesar 0,25 poin persentase.
“Dalam pertemuan kali ini, kami menilai langkah yang tepat adalah tetap mengikuti komunikasi kami sebelumnya, yakni mempertahankan OCR sembari tetap memberi sinyal bahwa kenaikan OCR lebih lanjut sangat mungkin terjadi dalam pertemuan-pertemuan mendatang,” kata Gubernur RBNZ Anna Breman dalam wawancara dengan Bloomberg Television.
Sebelumnya, RBNZ menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa komite sepakat kebijakan moneter yang lebih ketat kemungkinan diperlukan, tetapi keputusan tersebut tetap bergantung pada prospek ekonomi.
































