Logo Bloomberg Technoz

Kalender Ekonomi: Sinyal Arah Moneter Global dari Fed, ECB, BOJ

Redaksi
26 October 2026 07:02

BofA Memperingatkan Risiko Kenaikan Suku Bunga The Fed di Atas 5% Jika Warsh Memimpin pada 2022 (Bloomberg)
BofA Memperingatkan Risiko Kenaikan Suku Bunga The Fed di Atas 5% Jika Warsh Memimpin pada 2022 (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kalender ekonomi pada pekan terakhir Oktober ini akan menjadi periode penting bagi pasar keuangan global, kala sejumlah bank sentral utama bersiap menentukan arah kebijakan moneter. Langkah kebijakan suku bunga ini ditempuh saat tekanan inflasi, kenaikan harga energi, dan ketidakpastian prospek pertumbuhan terus mengintai. 

Perhatian investor pada kalender ekonomi pekan ini akan tertuju pada keputusan Federal Reserve (The Fed) dari Amerika Serikat (AS), European Central Bank (ECB) dari Uni Eropa, dan Bank of Japan (BOJ) dari Jepang. Ketiganya akan memberi petunjuk soal arah suku bunga global.

Berdasarkan proyeksi Bloomberg Economics, The Fed dan ECB diperkirakan masih akan mempertahankan suku bunga. Begitu pun BOJ akan mempertahankan suku bunga, setelah kenaikan pada September kemarin. 

Proyeksi keputusan moneter Bank of Japan. (Bloomberg Economics)

Namun, keputusan menahan suku bunga tak lantas jadi tanda bahwa pengetatan moneter telah usai. Pasar akan mencermati pernyataan para pejabat bank sentral untuk mengukur seberapa besar risiko inflasi masih memengaruhi kebijakan berikutnya, terutama menjelang Desember. 

BOJ diperkirakan akan kembali menaikkan suku bunga pada Desember tahun ini. Kemudian berlanjut pada Maret dan Juli tahun depan.