China Berencana Adopsi Suku Bunga Acuan Baru
News
20 October 2026 10:10

Bloomberg News
Bloomberg, Bank sentral China mengisyaratkan bahwa suku bunga reverse repo tenor semalam (overnight reverse repurchase) akan menggantikan suku bunga tujuh hari yang berlaku saat ini sebagai acuan utama kebijakan moneter. Langkah ini semakin mendekatkan kerangka kebijakan China dengan negara-negara lain dan berpotensi menurunkan biaya pinjaman.
Gubernur People's Bank of China (PBOC) Pan Gongsheng mengatakan pihaknya akan mengkaji kemungkinan mengalihkan tenor utama operasi pasar terbuka ke tenor semalam pada waktu yang tepat. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Financial Street Forum di Beijing pada Senin (19/10), menurut surat kabar yang berafiliasi dengan PBOC. Setelah perubahan itu diterapkan, suku bunga overnight reverse repo akan menjadi instrumen utama kebijakan moneter bank sentral, demikian laporan Financial News yang mengutip Pan.
Dengan suku bunga transaksi overnight reverse repo yang baru ditetapkan sebesar 1,25% pada Juni, sejumlah ekonom akan memandang peralihan tersebut sebagai pemangkasan suku bunga secara efektif karena levelnya lebih rendah dibandingkan suku bunga acuan tujuh hari saat ini. Sebelum pengumuman itu, analis Huatai Securities yang dipimpin Zhang Jiqiang menulis bahwa perubahan tersebut akan “berfungsi sebagai pemangkasan suku bunga secara de facto”.
“Untuk tahun depan, PBOC berpotensi melaksanakan sebagian pelonggaran moneter melalui perubahan acuan suku bunga kebijakan utama, alih-alih pemangkasan suku bunga konvensional,” kata ekonom Goldman Sachs Group Inc, Xinquan Chen, dalam sebuah catatan.




























