Logo Bloomberg Technoz

Oposisi Unggul Tipis dari Netanyahu di Pemilu Israel

News
28 October 2026 05:40

Pemimpin Partai Yashar, Gadi Eisenkot, menang sementara di Pemilu Israel. (Sumber: Kobi Wolf/Bloomberg)
Pemimpin Partai Yashar, Gadi Eisenkot, menang sementara di Pemilu Israel. (Sumber: Kobi Wolf/Bloomberg)

Shira Rubin, Galit Altstein and Ethan Bronner

Bloomberg, Pemimpin oposisi Israel Gadi Eisenkot unggul tipis atas Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam pemilu yang berlangsung sengit, pemilu pertama sejak serangan Oktober 2023. Hasil tersebut membuka jalan bagi periode negosiasi yang menegangkan untuk menentukan siapa yang akan membentuk pemerintahan berikutnya.

Blok Eisenkot diperkirakan meraih 52 dari total 120 kursi parlemen Israel, berdasarkan tiga hasil hitung cepat (exit poll) yang dirilis setelah pemungutan suara ditutup pada pukul 22.00 waktu setempat, Selasa. Sementara itu, aliansi sayap kanan religius Netanyahu diperkirakan memperoleh 50 kursi.


Hasil tersebut membuat kedua kandidat masih jauh dari mayoritas yang dibutuhkan untuk memimpin negara. Namun, Eisenkot berpotensi berada pada posisi lebih kuat dalam upaya membentuk koalisi pemerintahan. Meski demikian, penghitungan suara masih berlangsung sehingga hasil akhir masih dapat berubah.

Situasi semakin rumit karena Partai Likud pimpinan Netanyahu diperkirakan tetap menjadi partai tunggal terbesar dengan 24–25 kursi, dibandingkan dengan 21–23 kursi untuk partai Yashar pimpinan Eisenkot.