Logo Bloomberg Technoz

Tepis Klaim Trump, PBB Sebut Iran Belum Bangun Ulang Situs Nuklir

News
28 October 2026 07:45

Nuklir Iran. (Dok: Bloomberg)
Nuklir Iran. (Dok: Bloomberg)

Magdalena Del Valle - Bloomberg News

Bloomberg, Badan pengawas nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan belum menemukan upaya Iran untuk membangun kembali fasilitas nuklir yang rusak akibat serangan AS dan Israel selama dua tahun terakhir. Pernyataan ini disampaikan meskipun Teheran masih membatasi akses pengawas ke sebagian besar fasilitas nuklirnya.

“Sejak Juni 2025, kami tidak menemukan aktivitas untuk memperbaiki atau membangun kembali fasilitas mana pun yang rusak akibat serangan militer pada 2025 dan 2026,” kata Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Mariano Grossi kepada Dewan Keamanan PBB pada Selasa (27/10).


Pernyataan Grossi melemahkan narasi Presiden AS Donald Trump bahwa melancarkan perang baru terhadap Iran pada akhir Februari diperlukan untuk menghentikan ambisi negara itu mengembangkan senjata nuklir. Trump berulang kali mengatakan sedang mempertimbangkan untuk kembali menyerang Iran setelah pemilihan paruh waktu AS.

Penilaian tersebut sejalan dengan kesimpulan yang disampaikan mantan Direktur Intelijen Nasional AS Tulsi Gabbard dalam kesaksian tertulis di hadapan komite Kongres pada awal tahun ini. Ia menulis bahwa program pengayaan uranium Iran telah “dihancurkan sepenuhnya” dalam serangan AS dan Israel pada Juni 2025, serta bahwa “sejak saat itu tidak ada upaya untuk membangun kembali kemampuan pengayaan mereka”.