Logo Bloomberg Technoz

Sesi I

Sederet Pemberat IHSG Turun 1% Hingga Sentuh 6.313

Muhammad Julian Fadli
22 September 2026 13:28

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir hebat pada perdagangan siang hari ini hingga 1% lebih mencapai posisi 6.313 pada Selasa (22/9/2026). Saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) hingga PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) jadi pemberat Indeks Komposit.

Sepanjang perdagangan, IHSG melaju dengan volatilitas tinggi di rentang 6.423 sampai dengan titik terendahnya 6.277. Tercatat ada pelemahan 513 saham, hanya ada 147 saham yang menguat, dan sisanya 128 saham stagnan.

IHSG Penutupan Sesi I pada Selasa 22 September 2026 (Bloomberg)

Panin Sekuritas menyebut, IHSG melemah 1,11% pada Sesi I melanjutkan tren pelemahan sebelumnya imbas lingkup makro eksternal yang relatif belum akomodatif, termasuk repricing pasar terhadap tren higher–for–longer suku bunga moneter global (termasuk The Fed, ECB, dan BoJ) yang mendorong penyempitan yield spread aset domestik dan aset benchmark asing. 


“Perkembangan geopolitik pun belum menunjukkan perkembangan yang meaningful, termasuk buntunya negosiasi Amerika Serikat–Iran mengenai Selat Hormuz, konflik militer Rusia-Ukraina, serta ketegangan di Asia Timur,” terang Panin Sekuritas Research dalam catatan terbarunya menyoal penyebab IHSG melemah.

Terlebih lagi berikut 10 saham laggards pada perdagangan Selasa (22/9/2026) berdasarkan data Bloomberg:

  1. PT Bayan Resources Tbk (BYAN) membebani 16,79 poin
  2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) membebani 8,8 poin
  3. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) membebani 3,74 poin
  4. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) membebani 2,58 poin
  5. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) membebani 2,15 poin
  6. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) membebani 1,85 poin
  7. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) membebani 1,75 poin
  8. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) membebani 1,65 poin
  9. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) membebani 1,57 poin
  10. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) membebani 1,55 poin