Logo Bloomberg Technoz

Harga Minyak Stabil usai Anjlok 9%, Diplomasi AS-Iran Jadi Fokus

News
22 September 2026 06:45

Harga minyak stabil. (Bloomberg)
Harga minyak stabil. (Bloomberg)

Bingyan Wang - Bloomberg News

Bloomberg, Harga minyak stabil setelah anjlok lebih dari 9% dalam empat hari sebelumnya. Kondisi ini terjadi seiring meredanya kekhawatiran terhadap pasokan dari Timur Tengah dan investor memantau indikasi peningkatan upaya untuk mengakhiri perang antara AS dan Iran.

Minyak West Texas Intermediate (WTI) bertahan di sekitar US$96 per barel, sementara minyak Brent ditutup di atas US$100 per barel pada Senin (21/9). Data satelit menunjukkan peningkatan pemuatan minyak Arab Saudi yang terpantau dari wilayah dalam Teluk Persia. Hal ini mengindikasikan bahwa kerajaan tersebut kembali mengalihkan ekspornya melalui Selat Hormuz setelah penutupan pipa lintas negara yang strategis.


Dari sisi diplomasi, Presiden Donald Trump dijadwalkan menyampaikan pidato di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York pada Selasa (22/9) waktu setempat. Trump juga berpotensi bertemu dengan mitranya dari Iran, Masoud Pezeshkian, di sela-sela agenda tersebut. Selain itu, pemimpin AS tersebut dijadwalkan menggelar pertemuan tingkat tinggi dengan Presiden China Xi Jinping pada akhir pekan ini.

“Investor pasar minyak akan memantau setiap kemajuan diplomatik ketika Presiden Trump bertemu dengan Presiden Pezeshkian dan Xi,” kata Hamad Hussain, ekonom senior bidang iklim dan komoditas di Capital Economics Ltd. Namun, dia menambahkan bahwa pertemuan tersebut belum tentu menghasilkan kemajuan nyata, mengingat tuntutan AS dan Iran masih sangat bertolak belakang.