Logo Bloomberg Technoz

RKAB 2027

Permintaan Penambang Batu Bara Tinggi, ESDM Janji Evaluasi Kuota

Azura Yumna Ramadani Purnama
06 November 2026 19:10

Buldoser sedang memindahkan batu bara hitam di tambang batu bara hitam CSM di Stonava, Republik Ceko. (Milan Jaros/Bloomberg)
Buldoser sedang memindahkan batu bara hitam di tambang batu bara hitam CSM di Stonava, Republik Ceko. (Milan Jaros/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan penambang batu bara mengajukan kuota produksi yang terbilang tinggi dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2027.

Oleh sebab itu, kementerian bakal mengevaluasi kuota produksi yang diajukan dengan kebutuhan riil.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM Tri Winarno menyatakan kuota produksi batu bara nasional dalam RKAB 2027 bakal cukup tinggi jika kementerian langsung menyetujui permintaan penambang.


Dengan begitu, dia menegaskan Kementerian ESDM bakal mengevaluasi seluruh kuota produksi yang diajukan oleh penambang dengan kebutuhan riil, sehingga mendapatkan volume kuota produksi yang diharapkan.

"Ya bukan, kalau misalnya kita mengikuti kemauan, terlalu tinggi sekali. Jadi, kita kemungkinan akan evaluasi terkait dengan kebutuhan yang pas di angka berapa," kata Tri kepada awak media di Kantor Kemenko Perekonomian, Jumat (6/11/2026).

Batubara di atas tongkang dimuat ke truk di Pelabuhan Cirebon, Jawa Barat, Indonesia./Bloomberg-Dimas Ardian