Kesepakatan AS-Iran Kian Dekat, Isu Nuklir Kembali Dibahas
News
07 November 2026 07:00

Fiona MacDonald - Bloomberg News
Bloomberg, Amerika Serikat (AS) dan Iran semakin mendekati potensi terobosan dalam upaya mengakhiri perang. Teheran menunjukkan kesediaan untuk membahas isu-isu terkait program nuklirnya yang sebelumnya tidak dapat dinegosiasikan, menurut seorang diplomat yang mengetahui pembicaraan tersebut.
Iran tengah mempelajari sejumlah proposal terkait aktivitas nuklirnya yang diajukan oleh Qatar selaku mediator utama, menurut diplomat tersebut, yang meminta identitasnya dirahasiakan karena membahas informasi sensitif. Konsesi apa pun terkait isu tersebut dapat membuka jalan bagi kemajuan signifikan dalam negosiasi yang mandek sejak runtuhnya kesepakatan damai sementara yang dicapai pada Juni.
“Kita tidak akan pernah memiliki kesepakatan damai yang sempurna, tetapi kita tidak bisa menunggu momen yang sempurna” dengan mengorbankan kesempatan untuk mencapai kesepakatan yang baik, kata Perdana Menteri Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al Thani dalam wawancara terbuka di Universitas Oxford pada Jumat (6/11).
Presiden AS Donald Trump baru-baru ini berbicara melalui telepon dengan pemimpin Qatar, Emir Sheikh Tamim Bin Hamad Al-Thani, mengenai upaya meredakan ketegangan. Hal ini menjadi indikasi keinginan Trump untuk mengakhiri perang yang turut mendorong kemenangan besar Partai Demokrat atas Partai Republik dalam pemilihan paruh waktu AS pekan ini.




























