118 Gempa Terjadi di Bandung dalam 7 Hari, Ini Analisis BMKG
Dinda D
18 September 2026 07:15

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 118 aktivitas gempa bumi yang terjadi di wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sejak 11 Agustus hingga 17 September 2026 pukul 08:00 WIB.Gempa tercatat memiliki magnitudo berkisar antara M1,0 dan M3,4.
Dari pantauan, sebanyak 13 gempa bumi dirasakan masyarakat di wilayah Pangalengan, Talegong, Cisewu dan sekitarnya dengan intensitas II-III MMI. Intensitas tersebut adalah getaran dirasakan nyata di dalam rumah hingga terasa seperti getaran akibat truk yang sedang berlalu.
"Dengan memperhatikan lokasi pusat gempa, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal," kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Dr. Wijayanto,ST.,M.Sc dalam keterangan tertulis, Jumat (18/9/2026).
Berdasarkan hasil analisis BMKG, pusat-pusat gempa tersebut membentuk pola kelurusan berarah Barat Daya-Timur Laut. Lokasinya berada sekitar 5-8 kilometer di sebelah barat Sesar Garsela Segmen Kendang dan di sebelah utara Sesar Garsela Segmen Kencana.
Pola tersebut menunjukkan adanya keterkaitan dengan aktivitas sesar lokal. Namun, BMKG menemukan bahwa lokasi rangkaian gempa tersebut tidak tepat berada pada jalur sesar yang selama ini telah dipetakan.






























