Spionase Amerika Latin, Hacker China Pakai Malware SparroWocky
Merinda Faradianti
18 September 2026 08:19

Bloomberg Technoz, Jakarta - Grup peretas yang terkait dengan China, FamousSparrow, menggunakan backdoor baru bernama SparroWocky dalam serangkaian serangan spionase terhadap organisasi pemerintah di Amerika Latin.
Mengutip BleepingComputer, Jumat (18/9/2026), operasi tersebut telah berlangsung lebih dari satu tahun. SparroWocky digunakan untuk menggantikan backdoor yang sebelumnya dipakai kelompok tersebut, yakni SparrowDoor.
Peneliti keamanan siber ESET menemukan penggunaan SparroWocky dalam serangan terhadap organisasi di Argentina, Ekuador, Guatemala, Honduras, Panama, Peru, Puerto Rico, dan Venezuela.
ESET menilai serangan tersebut bertujuan mengumpulkan informasi mengenai respons pemerintah Amerika Latin terhadap tekanan Amerika Serikat (AS) terhadap kepentingan ekonomi China.
Malware Berbasis C++
Menurut analisis ESET, SparroWocky merupakan backdoor modular berbasis C++ yang menggunakan kode dari sejumlah proyek open source. Malware tersebut dapat menjalankan perintah dan file executable serta mengumpulkan informasi sistem, jaringan, pengguna, domain, dan versi Windows.






























