Logo Bloomberg Technoz

Memahami Gempa M6,5 di Kepulauan Seribu, Tak Berpotensi Tsunami

Dovana Hasiana
12 September 2026 11:10

Ilustrasi Gempa (Envato/kckate16)
Ilustrasi Gempa (Envato/kckate16)

Bloomberg Technoz, Jakarta Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan mengenai gempa bumi tektonik dengan magnitudo M6,5 kedalaman 368 kilometer di Pantai Timur, Kepulauan Administrasi Kepulauan Seribu, DKI Jakarta yang terjadi pada hari ini, Sabtu (12/9/2026) pukul 04.23 WIB.

Dalam hal ini, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5,24° LS ; 106,78° BT, atau tepatnya berlokasi di laut 69 kilometer Timur Laut Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. BMKG menjelaskan hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dalam akibat aktivitas intraslab. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser turun [oblique normal]," ujar Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto dalam siaran pers, Sabtu (12/9/2026).


Hingga pukul 05.00 WIB, hasil pemantauan BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

Dalam kesempatan terpisah, anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia Daryono menjelaskan peristiwa gempa bumi pada pagi hari ini merupakan contoh dari fenomena gempa bumi dalam (deep focus earthquake).