Logo Bloomberg Technoz

Sudaryono: Sekolah Negeri Harus Kompak Terima atau Tolak MBG

Dinda D
18 September 2026 06:30

Anggaran MBG 2027 capai Rp270 triliun, efisiensi terus dikaji (Diolah)
Anggaran MBG 2027 capai Rp270 triliun, efisiensi terus dikaji (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengatakan sekolah negeri harus mengambil keputusan bersama terkait penerimaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sekolah tidak diperbolehkan menerapkan skema di mana sebagian siswa menerima MBG sementara siswa lainnya menolak.

"Untuk sekolah negeri, sesuai dengan hasil rapat kami dengan Dikdasmen dan dengan Kementerian Menko Pangan, untuk sekolah negeri ini kalau menerima, menerima semua, tapi kalau misalnya tidak, tidak semua. Itu keputusan sementara adalah seperti itu," ujar Sudaryono dalam rapat Komisi IX DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (17/9/2026).


Dengan ketentuan tersebut, apabila sekolah negeri memutuskan untuk menerima MBG, maka seluruh siswa di sekolah tersebut menjadi penerima. Sebaliknya, jika sekolah memutuskan untuk menolak, penolakan berlaku untuk seluruh siswa.

Sudaryono sebelumnya menjelaskan bahwa keputusan tersebut harus berdasarkan kesepakatan pihak sekolah dan seluruh wali murid. Artinya, tidak diperbolehkan ada pembagian berdasarkan kemampuan ekonomi orang tua di dalam satu sekolah negeri.