Logo Bloomberg Technoz

Kata Bahlil Soal Kelanjutan Nasib Impor Minyak RI dari Rusia

Azura Yumna Ramadani Purnama
18 September 2026 08:30

Pekerja memeriksa dongkrak pemompaan minyakdi lokasi pemompaan, yang dioperasikan oleh Rosneft PJSC di Rusia./Bloomberg-Andrey Rudakov
Pekerja memeriksa dongkrak pemompaan minyakdi lokasi pemompaan, yang dioperasikan oleh Rosneft PJSC di Rusia./Bloomberg-Andrey Rudakov

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia buka suara ihwal lanjutan pembelian minyak mentah dari Rusia, usai sebelumnya Indonesia mengimpor sekitar 770.000 barel.

Bahlil hanya menyatakan bakal mengumumkan teknis impor minyak mentah Rusia tahap II pada waktu yang tepat.

Dia juga mengklaim ketersediaan minyak mentah Indonesia dalam kondisi yang tercukupi, termasuk berkat pasokan dari Rusia.


“Saya menyampaikan bahwa ketersediaan untuk crude kita insyaallah aman, termasuk bagian daripada Rusia. Nanti yang teknis lainnya dari Rusia, saya akan menjelaskan pada waktu yang tepat,” ujar Bahlil ditemui di Istana Merdeka, Kamis (17/9/2026) petang.

Tanker Sierra pembawa minyak Rusia ke Indonesia./dok. Vessel Finder

Sebelumnya, Bahlil mengungkapkan Indonesia sedang menyiapkan pendandatanganan kontrak pembelian minyak mentah jangka panjang dari Rusia.