Logo Bloomberg Technoz

DPR Kritik Menkes, Pembiayaan JKN Tak Naik 6 Tahun

Dinda Decembria
16 September 2026 13:45

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, Senin (22/6). Di kantor Kemenkes, Jakarta Selatan (Bloomberg Technoz/Dinda Decembria)
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, Senin (22/6). Di kantor Kemenkes, Jakarta Selatan (Bloomberg Technoz/Dinda Decembria)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mengkritik pemerintah terkait ketahanan pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). 

Dia menilai penerimaan pembiayaan BPJS Kesehatan dari sektor pemerintah tidak berubah selama enam tahun, sementara inflasi dan perluasan layanan kesehatan terus meningkat.

"Sudah sering kita sampaikan, faktor ketahanan pembiayaan kesehatan itu menjadi bagian penting dari transformasi kesehatan. Itu Pak Menteri mestinya menampilkan itu. Ketahanan pembiayaan ini menjadi prioritas karena enam tahun tidak ada perubahan terhadap penerimaan pembiayaan BPJS dari sektor pemerintah. Inflasi naik terus, perluasan pelayanan kesehatan tambah terus," kata Edy dalam rapat kerja Komisi IX DPR RI bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Rabu (16/09).


Edy menilai kondisi tersebut dapat menekan keuangan BPJS Kesehatan dan berdampak pada rumah sakit. Terlebih, pemerintah terus menambah layanan dan manfaat kesehatan tanpa diikuti penguatan pembiayaan JKN.

"Pak Menteri ngegas terus dengan nambah layanan dan manfaat, tapi tidak diikuti dengan ketahanan pembiayaan kesehatan. Pasti Pak Dirut BPJS ngerem ini," ujarnya.