Iran Klaim Kesepakatan Hormuz dengan Oman Rampung Hitungan Hari
News
08 September 2026 07:15

Eltaf Najafizada dan Alex Longley - Bloomberg News
Bloomberg, Iran menyatakan kesepakatan dengan Oman untuk mengatur pelayaran melalui Selat Hormuz akan segera tercapai. Langkah ini berpotensi memperketat kendali Teheran atas jalur perairan tersebut sekaligus memunculkan pertanyaan mengenai respons Amerika Serikat (AS).
Kesepakatan yang telah dinegosiasikan kedua negara selama beberapa pekan itu kini memasuki tahap akhir. Perjanjian tersebut akan mencakup rincian mengenai jalur aman sementara melalui selat yang menjadi jalur transit penting bagi pasokan energi global, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei kepada wartawan di Teheran, Senin (7/9).
Menyebutnya sebagai sebuah "kesepahaman", Baghaei mengatakan perjanjian itu akan didokumentasikan ke Organisasi Maritim Internasional atau International Maritime Organization (IMO), badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bertanggung jawab atas urusan pelayaran global. "Pembicaraan telah membuat kemajuan yang sangat baik," kata Baghaei, seraya berharap tidak ada campur tangan dari pihak ketiga yang tidak ia sebutkan.
Harga minyak sempat memangkas kenaikan setelah kabar tersebut muncul, seiring optimisme bahwa kesepakatan Iran-Oman akan membantu lebih banyak kapal tanker dan kapal komersial lainnya melintasi jalur strategis tersebut serta mengurangi kemungkinan serangan Iran terhadap pelayaran. Minyak mentah Brent diperdagangkan sedikit lebih tinggi mendekati US$97 per barel pada pukul 12.00 waktu London, setelah sebelumnya menyentuh US$97,93 per barel.
































