Logo Bloomberg Technoz

Harga Minyak Naik saat Pakta Iran-Oman soal Hormuz Kian Dekat

News
08 September 2026 07:45

Ilustrasi harga minyak. (Sumber: Bloomberg)
Ilustrasi harga minyak. (Sumber: Bloomberg)

Bingyan Wang - Bloomberg News

Bloomberg, Harga minyak melanjutkan kenaikan seiring pelaku pasar menantikan rincian kesepakatan Iran dengan Oman terkait pengelolaan pelayaran di Selat Hormuz, yang berpotensi memperketat kendali Teheran atas jalur perairan strategis tersebut.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di atas US$92 per barel, sementara minyak mentah Brent ditutup pada level US$97 per barel pada Senin (7/9). Iran mengatakan kesepakatan tersebut telah memasuki tahap akhir dan akan mencakup jalur aman sementara di Selat Hormuz. Hal ini memunculkan pertanyaan mengenai respons Amerika Serikat setelah militer AS menyerang kapal tanker Iran pada akhir pekan lalu. Teheran juga memperingatkan bahwa kapal-kapal menghadapi risiko serangan di dekat Oman.


Kembalinya pertempuran antara Iran dan AS dalam sepekan terakhir mengakhiri periode ketenangan relatif di kawasan dan memicu kekhawatiran gangguan yang lebih besar terhadap arus energi melalui Selat Hormuz. Kontrak berjangka minyak melonjak pekan lalu, dengan harga kini naik lebih dari 30% sejak perang dimulai pada akhir Februari.

Meski risiko terhadap pelayaran meningkat, sebagian minyak masih terus mengalir melalui jalur perairan strategis tersebut. Pekan lalu, Menteri Energi AS Chris Wright mengatakan rata-rata sekitar 8 juta barel minyak per hari keluar dari Teluk Persia. Kapal-kapal tanker juga kerap mematikan transponder untuk menghindari pelacakan.