Logo Bloomberg Technoz

Batu Bara yang Terimbas Sungai Barito Surut Ditaksir 3,9 Juta Ton

Azura Yumna Ramadani Purnama
07 September 2026 09:10

Batu bara dimuat ke kapal kargo di lepas pantai Muara Berau, Kalimantan Timur, Indonesia./Bloomberg-Dimas Ardian
Batu bara dimuat ke kapal kargo di lepas pantai Muara Berau, Kalimantan Timur, Indonesia./Bloomberg-Dimas Ardian

Bloomberg Technoz, Jakarta – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengungkapkan surutnya sungai Barito akibat El Niño diperkirakan menyebabkan pengiriman sekitar 3,9 juta ton batu bara terhambat dalam satu bulan.

Ketua Komite Pertambangan Minerba Apindo Hendra Sinadia menyatakan, berdasarkan informasi yang dihimpunnya, surutnya sungai Barito menganggu pengiriman batu bara dari tambang di wilayah tersebut.

Kendati begitu, dia menyatakan belum mendapatkan perincian perusahaan yang terdampak gangguan ekspor tersebut.


Dia juga menegaskan belum menerima laporan perusahaan yang mengumumkan keadaan kahar (force majeure) atau wanprestasi.

“Info yang saya dapat dari perusahaan anggota, dampak dari mulai suratnya hulu sungai Barito mengganggu shipment yang diperkirakan sekitar 3,9 juta ton dalam sebulan,” kata Hendra ketika dihubungi, Senin (7/9/2026).