Logo Bloomberg Technoz

AS Tegaskan Bakal Jaga Selat Hormuz Sampai Iran Mundur

News
07 September 2026 08:00

Chris Wright di Washington, DC, pada 15 Januari 2025. (Fotografer: Al Drago/Bloomberg)
Chris Wright di Washington, DC, pada 15 Januari 2025. (Fotografer: Al Drago/Bloomberg)

Jennifer A. Dlouhy dan María Paula Mijares Torres - Bloomberg News

Bloomberg, Pengawalan kapal oleh Angkatan Laut AS yang membantu kapal tanker melintasi Selat Hormuz sangat penting untuk menjaga arus minyak mentah tetap berjalan melalui jalur perairan tersebut. Menteri Energi AS Chris Wright mengatakan pengawalan itu kemungkinan tidak akan berakhir dalam waktu dekat.

“Kami berhasil mengawal banyak kapal melintas, tetapi tentu saja hal itu membutuhkan militer AS untuk melakukannya,” kata Wright dalam program State of the Union di CNN, Minggu (6/9). “Iran masih menimbulkan masalah, tetapi Angkatan Laut AS memenangkan pertempuran itu.”


Dalam serangkaian wawancara televisi pada Minggu, Wright mengatakan pengiriman minyak melalui selat tersebut rata-rata mencapai lebih dari 9 juta barel per hari. Dengan tambahan minyak mentah dan produk minyak yang dikirim melalui jaringan pipa serta jalur lainnya, kawasan tersebut kini kembali mencapai “dua pertiga atau lebih dari arus sebelum konflik,” katanya di CNN. Pekan lalu, Wright mengatakan sekitar 17 juta barel minyak melintasi selat tersebut pada Senin.

Bentrokan terbaru menegaskan masih tingginya risiko akibat pertempuran di jalur perairan vital tersebut. Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pada Sabtu bahwa pasukan Amerika menyerang tiga kapal pengangkut minyak mentah Iran setelah Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) meluncurkan rudal balistik ke dua kapal perang Angkatan Laut AS.