Kemenkes Ungkap Dampak Karhutla, ISPA - Diare Naik di Kalimantan
Dinda Decembria
21 August 2026 16:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkap perkembangan kasus penyakit di sejumlah wilayah yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kondisi musim kemarau. Sejumlah penyakit tercatat mengalami peningkatan, dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi salah satu kasus yang paling menonjol.
Berdasarkan data yang diterima, terdapat 87 kabupaten/kota yang terdampak karhutla di tujuh provinsi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 29 kabupaten/kota tercatat memiliki penduduk yang terdampak.
Di Kalimantan Tengah, terjadi peningkatan signifikan kasus ISPA pada 18 dan 19 Agustus 2026. Pada 18 Agustus tercatat 475 kasus, kemudian meningkat menjadi 547 kasus pada 19 Agustus.
Kondisi kualitas udara di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah juga berada pada kategori tidak sehat hingga berbahaya. Tercatat kualitas udara sangat tidak sehat di tiga kabupaten/kota, tidak sehat di empat kabupaten/kota, berbahaya di satu kabupaten/kota, dan sedang di enam kabupaten/kota.
Sementara itu, di Kalimantan Barat, Kemenkes mencatat total 151.965 kasus ISPA sepanjang periode 1 Januari hingga 7 Agustus 2026. Kenaikan kasus tercatat di Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, dan Kabupaten Mempawah.
































